Gigi
Denyut itu semakin terasa. serasa seluruh urat di pompa untuk menimbulkan protes atas sepotong coklat yang secara tidak sengaja memasuki wilayah terlarang gigi geraham nan keropos. saaakiit...! lolongan itu tak berarti apa-apa, malah serasa menambah denyutan yang semakin menajamkan skala goncangannya. rasa sakit itu jadikan penderita bergumam dalam hati, awas kau gigi kan ku cabut engkau hari ini juga...! segala macam telah di coba guna sedikit meringankan beban sakit yang melanda kerajaan gigi yang selama ini telah banyak berjasa bagi kesejahteraan perut dan lambung. namun... mungkin hari ini gigiku unjuk protes karena tuannya punya hobi memakan makanan produk yahudi.(pikir sang tuan menginsyafi kesalahannya). hal ini terbukti bahwa ketika gigi ini mengunyah manisan buatan ammu asraf di kedai seberang jalan dia patuh-patuh saja. begitu juga ketika meminum jus mangga di kedai ma'mun tidak sediktpun tersa sakit, tapi mengapa hari ini sepotong coklat "dairy milk" seperti menelan separuh dari kewarasan. ya Allah ampunkan Hamba... (rintih pemilik gigi pasrah dan memohon keringanan atas rasa sakitnya...)
