way of live

ya Allah jadikanlah cintaQu utuh untukMu dan berikanlah kepadaQu cinta orang2 yang mencintaiMu....

Name:
Location: Cairo

assalamualaikum. di malam nan sepi aku masih sibuk menegelus komputerku tersayang yang baru di perbaiki dengan harapan nggak bakalan rusak lagi... kalau hati sedang galau pikiran kacau dan tidurpun meracau... saat itu aku pengen minum es-cincau... he.he welcome to my blog. wss

Saturday, March 18, 2006

Ada apa degan Trafic lamp?

sebuah kota besar memang tidak bisa terlepaskan dengan permasalahan "macet" dan berbagai kasus kecelakaan. insident ini sudah pasti berlokasi di jalan raya... sebagai sarana lalu lintas yang merupakan kebutuhan setiap warga masyarakat. untuk menanggulangi hal ini ( macet) pihak pemirintah biasanya akan mengatur tata kota serapi mungkin serta di tambah dengan rambu-rambu lalu lintas "trafic lamp" agar mempermudah polantas (Polisi Lalu Lintas) dalam mengatur kesesakan yang memadati badan jalan utama dalam sebuah kota.

berbeda halnya dengan ardul kinanah ini. Trafic lamp bisa di bilang tidak ada sama sekali... padahal kepadatan lalu lintas terjadi hampir tiap waktu di ruas-ruas jalan penting. wal hasil macetpun terjadi. kecelakaan pun kerap mewarnai hari-hari jalan negri seribu menara ini.

kalau bagi saya pribadi ada dan ketidakadaan trafic lamp tidaklah merupakan hal mengganggu selama masih lancar dan aman2 saja. namun hal itu tidaklah mungkin. karena melihat keadaan kota cairo yang merupakan ibu negara egyipt. dan sangat padat dengan berbagai macam jenis kendaraan.

permasalahan ini menjadi pertanyaan besar dalam benak saya. mengapalah mesir nggak pake trafic lamp? tapi jujur saja saya enggak tau kepada siapa saya harus bertanya agar pertanyaan ini terjawab.

kejadian hari senin tgl 13 kemaren benar-benar buat saya jengah dengan dengan kedaan lalu lintas di kota cairo. saya pulang menuju istana sewaan di daerah hayyuttamin. sang bintang siang sudah lumayan lama pulang ke pangkuan langit. sidang redaksi Citra kali ini begitu banyak membicarakan tentang berbagai agenda sehingga seusai magrib kami baru pulang. mobil jurusan hayyuttaminpun begitu sulitnya, sehingga pekerjaan menunggupun terpaksa saya lakoni. stelah lumayan lama menunggu dan ahirnya tiba jua sebuah bis mini yang siap mengantarkanku sampai ke tujuan. meski dengan penumpang yang sangat padat. perjalanan ini benar2 tidak bisa saya nikmati. sang sopir terus saja menerima setiap penumpang yang melmbaikan tangannnya tak perduli orang2 dalam bisnya sudah susah untuk bernafas.

malam itu ada pemandangan yang miris sekaligus menggelitik perasaan terjadi. hampir terjadi adu fisik antara sesama police trafic. mengapa hal ini bisa terjadi? hal ini di awali oleh ketidakkompakan police yang bertugas saat itu. karna ada dua aba-aba yang bertentangan di berikan sekaligus dan tentunya macet total taka dapat di hindari. arus lalu lintas dari arah hadiqoh dauliy bertembung dengan arus dari arah hayyuttamin, aba saqot dan hayyussadis. di tengah lengkingan klakson yang memekakkan telinga, beberapa orang petugas polisi berteriak keras. layaknya seperti orang mesir bertengkar. untung ada sebagian dari phak mereka yang meredakan hal itu. terdengar gelak ketawa dari orang yang berstatus sebagai penumpang sepertiku. dari pembicaraan mereka aku tangkap ucapan cemoohan terhadap aparat keamanan yang ternyata saat ini sebagai objek pembuat kerusuhan. pantaskah?