Dan tersenyumlah...

Ku tatap lembaran natijah yang di tempelkan di dinding mabna' adim kuliatil banaat..
aku sudah tau kl takdirqu rosib... aku kesana sekedar mau lihat sebesar apa hasil dari
usahaku... dan sekaligus memenuhi permintaan pihak yayasan mengenai nilai...
sebelum ke kampus ayah bundaku sempat nelfone... tumpah juga air mataku...
pertahanan aku roboh... suara yang amat aku rindukan di seberang jadikan hatiku teriris
maafkan aku... Yah...Bu... ucapku lirih dengan nafas tersegal-segal.
Yah,Bu... kalau bukan karena suport dari ayah dan ibu mungkin bibir ini
tak sanggup tersenyum... mungkin saat ini sedang meringkuk bertemankan
bantal yang di basahi air mata... Yah,Bu,... terima kasih... i do love u
catatan
di waktu Rosib..
waslam.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home