way of live

ya Allah jadikanlah cintaQu utuh untukMu dan berikanlah kepadaQu cinta orang2 yang mencintaiMu....

Name:
Location: Cairo

assalamualaikum. di malam nan sepi aku masih sibuk menegelus komputerku tersayang yang baru di perbaiki dengan harapan nggak bakalan rusak lagi... kalau hati sedang galau pikiran kacau dan tidurpun meracau... saat itu aku pengen minum es-cincau... he.he welcome to my blog. wss

Thursday, August 11, 2005

Masih adakah kasih


"Pergi kau dari rumah ini...!!! dan jangan sentuh anak-anak. Aku tak mau anak-anakku di sentuh permpuan jalang seprti kau." amarah papa berapi mengahiri hubungan suci antara papa dan mama. "Baik akan kita buktikan aku atau pembantu kampungan itu yang jalang" sahut mama mengangkat tas pakaiannya. Ma.. mama...jangan pergi ma... ma..kami mau ikut mama... tangisku dan ketiga adikku tak etrtahan. Kami tak rela akan kepergian wanita penuh kasih yang selama ini membesarkan kami. Mama menuduh Papa selingkuh dengan pembantu yang dua tahun terahir hadir di tangah-tengah kami. seorang janda berperawakan tinggi,bagiku tidak cantik namun cukup manis dengan tutur katanya yang lembut. "ah menyebalkan kalau memang dia penyebab semua" Mama berniat membalas dendam kepada Papa dengan naik banding setiap malam Mama pergi terang-terangan dengan yang sama sekali tak pernah aku kenal. "Yah dunia ini memang jalang " kata hatiku yang tak tau mau menyebelahi siapa.

Benar setelah mama pergi ahirnya papa dan pembantu itu menikah. hatiku luluh lantak jiwaku rapuh. aku dan Ima adikku mengurung diri di kamar di hari pesta itu. sedang Agung dan Yati yang tak tau apa-apa bergembira riang tampa beban. "Kak Ima gk mau pembantu itu jadi mama kita...." kata Ima sambil terisak. ku elus rambutnya yang pirang aku hanya bisa menahan sesak di dada karena benci di hatiku teramat dalam,melebihi benci yang di rasakan Ima.
Seminggu sudah pembantu itu dengan terpaksa aku panggil Ibu. Hari yang aku lalui dengan kebisuan kecuali terhadap Ima dan dua adikku lainnya. Karena bagiku aku hanya punya mereka. Papa bukan lagi milikku papa milik ibu baruku. "Pa...takkah Kau mau peduli tentang jiwaku yang menderita? bibirku yang tak lagi mampu tersenyum. hidupku yang kelam oleh dendam. Aku benci papa...!"

0 Comments:

Post a Comment

<< Home