Tak takutkah akan murka Allah??
Beberapa bulan terahir negri RiauQu di gemparkan dengan kasus keji yang di lakukan kaum lelaki. Korban terus berjatuhan anak laki-laki harapan orang tua,bangsa dan agama kini harus terbujur kaku di semak-semak belukar. Ada apa dengan negri ini?mengapa kebiasaaan umat nabi Luth itu kini merajalela di tanah kelahiranQu?Bocah polos di bunuh dan di biarkan membusuk bersama seragam sekolahnya, ironisnya lagi hasil pemriksaan dokter mengatakan setiap korban adalah korban sodomi. Apa ini? Tak cukupkah penderitaan negri ini?
"Laporan EDWIR SULAIMAN, LimapuluhMALANG benar nasib AD (12) warga Jalan Agus Salim, Gang Bhakti. Bocah yang baru berumur 12 tahun ini harus menanggung beban yang berat menjalani hidup akibat disodomi oleh lelaki tidak dikenal, Jumat (25/3) pada pukul 24.10 WIB di Taman Hutan Kota di Jalan Diponegero. Pria yang tidak dikenal ini menyodomi AD sampai dua kali"(Riau pos)
"Hasil Visum Mayat Khairil Anuwar Belum Diketahui Pihak Kepolisian
Sabtu, 23 April 2005
Terkait Tewasnya Murid SD 016KOTA (RP) - Khairil Anuwar (10) murid SD 016 Tabek Gadang yang ditemukan tewas pada Kamis (21/4) di dalam semak belukar Jalan Gelora Panam, sejauh ini belum diketahui apa penyebab kematian korban. Karena hasil visum dari rumah sakit baru bisa diketahui hari ini (Sabtu, red)."(Riau pos)
"Sudah Empat Bocah Tewas, Diduga Korban Sodomi
Sabtu, 23 April 2005
KOTA (RP) - Sejak dua tahun terakhir, sudah empat bocah tewas diduga korban sodomi, keempatnya tewas dengan kondisi menggenaskan. Keempatnya tewas ditempat berbeda, tapi berasal dari wilayah yang berdekatan, yaitu, warga Sidomulyo Timur dan warga Panam.
Pekan baru."(Riau pos)
"Tiga Bocah Hilang Belum Ditemukan
Senin, 09 Mei 2005
KOTA (RP) -Pengungkapan kasus hilangnya beberapa bocah siswa sekolah dasar sepanjang 2005 ini, Poltabes dan jajarannya belum menemukan adanya titik terang dari kasus tersebut, meski upaya pengungkapan telah dilakukan"(Riau pos)
"Keberadaan Pelaku Sodomi Belum Terungkap
Kamis, 12 Mei 2005
Biar pun Sketsa Sudah DibuatKOTA (RP) - Meski sketsa pelaku sodomi sudah dibuat Poltabes dengan ciri-ciri wajah pribumi asli, namun sampai sejauh ini, keberadaan pelaku sodomi belum juga terungkap."(Riau pos)
Pelaku Sodomi terhadap Tiga Bocah Akui Kenal dengan Ss
Rabu, 29 Juni 2005
Poltabes Masih Lakukan Pemeriksaan Laporan HENNY ELYATI, Kota UPAYA Poltabes untuk mengusut kasus penculikan bocah di Pekanbaru terus dilakukan. Bahkan aparat mulai mengaitkan sejumlah kasus sodomi yang terjadi di wilayah Pekanbaru. Menariknya, Sj (20) warga Jalan Kereta Api, Tangkerang Tengah, Marpoyan Damai, pelaku sodomi terhadap tiga bocah mengaku mengenali Ss alias Uc yang ditangkap beberapa hari lalu di Lubuk Pakam, Sumatera Utara."(Riau pos)
"Saling Kenal, Pelaku Sodomi Diduga Berkelompok
Selasa, 05 Juli 2005
Uc Diduga Penggorok IRT Warga Perumahan TAI KOTA (RP) -Akhirnya pihak Poltabes mulai bisa mengambil sedikit kesimpulan meski belum final, pelaku sodomi yang kini kasusnya masih diproses diduga berkelompok. Hal itu diketahui karena satu sama lain mereka saling kenal."(Riau pos)
"Tiga Sampel Darah Diperiksa
Rabu, 03 Agustus 2005
Warga Duduki Rumah Tersangka Pembunuh Dipo PEKANBARU (RP) - Guna mengungkap pelaku sodomi yang disertai pembunuhan terhadap Dipo Setiawan (10) polisi memeriksa sampel darah salah seorang pria yang diduga sebagai pelaku berinisial Yg beserta dua rekan serumahnya Ak (39) dan Yi (41) yang saat ini masih ditahan Polsek Bukitraya."(Riau pos)
kemana perginya hati nurani pelaku perbuatan keji ini. apakah otak tak lagi berfungsi? Atau memang derajatnya lebih rendah dari khinzir?? penyakit apa ini?? satu pertanyaan yang terus mengusik alam pikirQu apakah penduduk negriku tak lagi beragama??apakah budaya kaum nabi Luth ini sudah di nobatkan sebagai Budaya?? kemana perginya aparat keamanan sehingga satu demi satu keluarga kehilangan putra mereka??Apakah teknik menghandle sebuah kasus tak pernah kalian pelajari? sampai-sampai binatang biadap itu dengan mudahnya menghancurkan masa depan sang anak yang masih lugu?? tunggu apa lagi??
Tak takutkah akan murka Allah???
"Laporan EDWIR SULAIMAN, LimapuluhMALANG benar nasib AD (12) warga Jalan Agus Salim, Gang Bhakti. Bocah yang baru berumur 12 tahun ini harus menanggung beban yang berat menjalani hidup akibat disodomi oleh lelaki tidak dikenal, Jumat (25/3) pada pukul 24.10 WIB di Taman Hutan Kota di Jalan Diponegero. Pria yang tidak dikenal ini menyodomi AD sampai dua kali"(Riau pos)
"Hasil Visum Mayat Khairil Anuwar Belum Diketahui Pihak Kepolisian
Sabtu, 23 April 2005
Terkait Tewasnya Murid SD 016KOTA (RP) - Khairil Anuwar (10) murid SD 016 Tabek Gadang yang ditemukan tewas pada Kamis (21/4) di dalam semak belukar Jalan Gelora Panam, sejauh ini belum diketahui apa penyebab kematian korban. Karena hasil visum dari rumah sakit baru bisa diketahui hari ini (Sabtu, red)."(Riau pos)
"Sudah Empat Bocah Tewas, Diduga Korban Sodomi
Sabtu, 23 April 2005
KOTA (RP) - Sejak dua tahun terakhir, sudah empat bocah tewas diduga korban sodomi, keempatnya tewas dengan kondisi menggenaskan. Keempatnya tewas ditempat berbeda, tapi berasal dari wilayah yang berdekatan, yaitu, warga Sidomulyo Timur dan warga Panam.
Pekan baru."(Riau pos)
"Tiga Bocah Hilang Belum Ditemukan
Senin, 09 Mei 2005
KOTA (RP) -Pengungkapan kasus hilangnya beberapa bocah siswa sekolah dasar sepanjang 2005 ini, Poltabes dan jajarannya belum menemukan adanya titik terang dari kasus tersebut, meski upaya pengungkapan telah dilakukan"(Riau pos)
"Keberadaan Pelaku Sodomi Belum Terungkap
Kamis, 12 Mei 2005
Biar pun Sketsa Sudah DibuatKOTA (RP) - Meski sketsa pelaku sodomi sudah dibuat Poltabes dengan ciri-ciri wajah pribumi asli, namun sampai sejauh ini, keberadaan pelaku sodomi belum juga terungkap."(Riau pos)
Pelaku Sodomi terhadap Tiga Bocah Akui Kenal dengan Ss
Rabu, 29 Juni 2005
Poltabes Masih Lakukan Pemeriksaan Laporan HENNY ELYATI, Kota UPAYA Poltabes untuk mengusut kasus penculikan bocah di Pekanbaru terus dilakukan. Bahkan aparat mulai mengaitkan sejumlah kasus sodomi yang terjadi di wilayah Pekanbaru. Menariknya, Sj (20) warga Jalan Kereta Api, Tangkerang Tengah, Marpoyan Damai, pelaku sodomi terhadap tiga bocah mengaku mengenali Ss alias Uc yang ditangkap beberapa hari lalu di Lubuk Pakam, Sumatera Utara."(Riau pos)
"Saling Kenal, Pelaku Sodomi Diduga Berkelompok
Selasa, 05 Juli 2005
Uc Diduga Penggorok IRT Warga Perumahan TAI KOTA (RP) -Akhirnya pihak Poltabes mulai bisa mengambil sedikit kesimpulan meski belum final, pelaku sodomi yang kini kasusnya masih diproses diduga berkelompok. Hal itu diketahui karena satu sama lain mereka saling kenal."(Riau pos)
"Tiga Sampel Darah Diperiksa
Rabu, 03 Agustus 2005
Warga Duduki Rumah Tersangka Pembunuh Dipo PEKANBARU (RP) - Guna mengungkap pelaku sodomi yang disertai pembunuhan terhadap Dipo Setiawan (10) polisi memeriksa sampel darah salah seorang pria yang diduga sebagai pelaku berinisial Yg beserta dua rekan serumahnya Ak (39) dan Yi (41) yang saat ini masih ditahan Polsek Bukitraya."(Riau pos)
kemana perginya hati nurani pelaku perbuatan keji ini. apakah otak tak lagi berfungsi? Atau memang derajatnya lebih rendah dari khinzir?? penyakit apa ini?? satu pertanyaan yang terus mengusik alam pikirQu apakah penduduk negriku tak lagi beragama??apakah budaya kaum nabi Luth ini sudah di nobatkan sebagai Budaya?? kemana perginya aparat keamanan sehingga satu demi satu keluarga kehilangan putra mereka??Apakah teknik menghandle sebuah kasus tak pernah kalian pelajari? sampai-sampai binatang biadap itu dengan mudahnya menghancurkan masa depan sang anak yang masih lugu?? tunggu apa lagi??
Tak takutkah akan murka Allah???

0 Comments:
Post a Comment
<< Home